Petani Padi Organik Mamosolato Butuh Perhatian Pemda Morut

Viewer : 184 Kali
IMG-20211023-WA0180
Petani Padi Organik Mamosolato Butuh Perhatian Pemda Morut

Pewarta : Rustam

Editor : Andi S

Mamosolato, Morut _ Libasnews.co.id-

Kelompok Tani Samiaji, Desa Pandauke, kecamatan Mamosolato, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng) genjot program budidaya padi organik.

Terkait dengan program tersebut, salah seorang Anggota Kelompok Tani Siswoto, melalui wawancara eksklusif menyatakan, bahwa hal itu dilakukan sebagai langka kongkrit menghadapi tantangan kesulitan petani dalam mendapatkan pasokan pupuk anorganik.

Untuk mendukung kelangsungan program tersebut, Siswoto, melalui penerapan ilmu pengetahuan serapan saat mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh instansi tekhnis pertanian, telah berhasil memproduksi sejumlah bahan kebutuhan  petani padi organik, dibawah binaan langsung tenaga PPL pertanian Mamosolato.

“Kita tidak perlu lagi panik dengan issu kelangkaan pupuk. Kita saat ini lagi konsentrasi pengembangan budidaya padi organik dan secara otomatis, program ini kita tidak membutuhkan pupuk kimia, “tuturnya.

Eksistensi Siswoto dalam upaya memprovokasi peningkatan program budidaya padi organik bukan isapan jempol semata, dan  hal tersebut, dibenarkan kepala BPP Mamosolato, Ratna.

“Benar Pak Siswoto adalah salah satu petani andalan di pandauke yang selalu mengikut pelatihan semua progam dari dinas pertanian dan telah banyak mendapatkan sertifikat pelatihan, “ujar Ratna

Hal tersebut terlihat dari hasil pengaplikasian program tersebut, pada musim panen ini (10/21) Siswoto berhasil mendapatkan hasil 9 karung atau setarah dengan berat timbangan 6 ton dari area sawah garapan seluas 3/4Ha (0,75Ha).

Sementara disisi pemasaran beras yang dihasilkan, Siswoto sebagai wakil dari petani padi organik di Pandauke berharap pemerintah daerah (Pemda) Morut dapat memfasilitasi kelompok tani tersebut dalam hal mendapatkan lebel kemasan tersendiri, sebagai ciri khas beras organik Mamosolato.

Pewarta; Rustam
Editor; Andi S

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *