Realisasikan Dana Desa Tahun 2021, Pemdes Watunggarandu Utamakan Pemberdayaan

Viewer : 41 Kali
IMG-20210614-WA0013

Pelaksanaan penyaluran blt
Pembagian bibit pada warga

Laporan : Andi Zulfitrah

Konawe_Sultra, Libasnews.co.id-

Penggunaan Anggaran Dana Desa (DD) untuk tahun 2021. Pemerintah Desa (Pemdes) Watuggarandu utamakan pemberdayaan. Hal itu diungkapkan Kepala Watunggarandu saat ditemui di kediamannya di Desa Watunggarandu, Kecamatan Lalonggasuh meeto Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara. Senin (14/6/2021).

Kepala Desa Watunggarandu Sirajuddin menjelaskan bahwa untuk tahun 2021 ini realisasi Dana Desa diutamakan untuk pemberdayaan, baik disektor kesehatan, pertanian dan nelayan serta peternakan.

“Adapun pemberdayaan di sektor kesehatan kami sudah realisasikan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), seperti KPM 1, posyandu balita sebanyak 5 (lima) unit, posyandu lansia sebanyak 3 (tiga) unit, kader PAUD sebanyak 4 (empat) unit. Namun honor para kader baru kami selesaikan sekitar 50%, karena baru berjalan 6 (enam) bulan untuk tahun ini,” kata Sirajuddin.

“Sementara untuk pemberdayaan di sektor pertanian, kami adakan bibit rambutan sebanyak 280 pohon, itu dibagikan ke tiap-tiap Kepala Keluarga (KK) masing-masing KK mendapatkan 2 pohon. Dan sekaligus dengan kawat duri untuk melindungi tanaman rambutan tersebut,” sambungnya.

Lebih lanjut Sirajuddin menjelaskan terkait pemberdayaan di sektor nelayan, yakni pengadaan kapal nelayan sebanyak 12 (dua belas) unit.

“Terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT), kami juga sudah realisasikan untuk tahap awal ini ke 27 KK,” umbarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk program kegiatan di tahap kedua nanti untuk peternakan.

“Untuk tahap kedua nanti kami juga adakan bibit ayam ternak berupa ayam kampung super, itu masing-masing 1 (satu) boks per KK. Dan pengadaan lemari kue sebanyak 17 (tujuh belas unit),” terangnya.

Selain itu masih Sirajuddin, untuk tahap kedua juga ada pengadaan alat kesehatan dan rehab rumah sebanyak 2 (dua) unit.

“Sedangkan untuk tahap ketiga kami akan bentuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sekalian dengan pencarian dana awal. Dan merampungkan apa saja yang belum selesai pada tahap pertama dan tahap kedua,” tambahnya.

Selaku pemerintah desa ia sangat bersyukur dengan adanya Dana Desa yang digelontorkan pemerintah.

“Dana Desa yang digelontorkan pemerintah tentu bertujuan untuk membangun desa dan masyarakatnya. Untuk itu saya selaku pemerintah desa sangat bersyukur dan berharap Dana Desa tersebut bisa digunakan sebaik-sebaiknya demi kemajuan desa dan bisa meningkatkan prekonomian warga melalui kegiatan pemberdayaan tadi. Karena majunya suatu kota akan berawal dari desa,” pungkas Sirajuddin.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *