Sebulan Nikah, Warga Konut Ini Ditinggal Suami Tanpa Kabar

Viewer : 35 Kali
Baru Sebulan Nikah Suami Warga Konut ini Pergi Tanpa ada Kabar
Baru Sebulan Nikah Suami Warga Konut ini Pergi Tanpa ada Kabar

 Kendari_Sultra, Libasnews.co.id-

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) inisial SP berasal dari Kabupaten Konawe Utara (Konut) kini merasa sedih dan kebingungan. Kesedihannya itu ia telah di tinggal pergi oleh suaminya. Kemudian SP kebingungan harus mencari suaminya dimana ia berada. Sementara SP sedang mengandung anak dari suami kurang lebih 2 bulan setelah pernikahannya. 

Menurut SP bahwa suaminya itu inisial JM yang sedang bekerja di salah satu perusahaan sebagai Security Arta Graha (AG) di Kendari. Anehnya, setelah SP seorang IRT ini menkonfirmasi ke pihak perusahaan tempat suaminya bekerja, namun pihak perusahaan menyatakan bahwa suaminya (JM) telah diberikan Surat Peringatan ke-3 (Tiga). Alasan yang diberikan oleh pihak perusahaan SP ini kurang puas, karena ia meminta bukti surat SP3 suaminya itu namun tidak dapat diberikan. Masih kata SP.

“Dan pihak kantor menyatakan suami saya sudah di SP3, tapi saya sebagai istri minta surat SP3 itu di kantor tempat kerja suami saya tapi surat bukti SP3 itu mereka tidak mau memberikan atau menunjukan. Alasan saya minta surat itu adalah sebagai bukti apakah benar suami saya di SP3 oleh pihak perusahaan,” katanya. Jumat, 02/07/2021.

Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) ini SP masih melakukan upaya mencari tau kebenarannya dan keberadaan suaminya (JM). Kemudian SP mencoba menghubungi atasan suaminya di Jakarta Pusat atas nama PO selaku Komandan Security Arta Graha, namun PO mengatakan bahwa suaminya itu (JM) sudah tidak bekerja lagi di satuan mereka atau sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut. Jelasnya.

Namun ia tidak putus asa, perjuangan SP tidak berhenti begitu saja. Berselang beberapa hari kemudian SP seorang istri Security Arta Graha itu dikonfirmasi bahwa salah satu anggota Security atas nama JM (Suami SP) masih bekerja di perusahaan tersebut.

“Dikonfirmasi saya sebagai istri dari salah satu anggota security Security AG yang bernama JM di telusuri ternyata msih berkerja di satuan tersebut,” Terang SP.

Lanjut SP, saya berharap sebagai istri tolong di bantu untuk di mediasi dari pihak kantor agar memberitahu Security atas nama JM agar bertanggung jawab sebagai suami, jangan di biarkan untuk melakukan penelantaran pada seorang perempuan, apalagi saya sedang mengandung kurang lebih 2 bulan. Dan selama suami saya pergi komunikasi sudah tidak ada lagi.

“Jika itu tuntutan pekerjaan yang harus pergi sementara waktu, harusnya saya sebagai istri diberitahu dan pamit secara baik-baik. Bukan pergi diam – diam tanpa pamit dan tidak memberikan kabar,” Pungkasnya Laporan. (tim)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *