Sosok Holiliana Tumimomor Dimata Masyarakat Morut

Viewer : 322 Kali
Holiliana, Calon Bupati Morowali Utara
Holiliana Tumimomor dalam salah satu kegiatan sosial “peduli kasih”

Morut_Sulteng, LibasNews.co.id –

Holiliana mendiang Istri Almarhum Aptriple Tumimor, adalah sosok gender fenomenal dan sangat dikenal peduli terhadap kondisi sosial.

Wujud kepedulian tersebut, dikemas dalam bentuk ragam aksi kemanusiaan, melalui program berbagi kasih kepada masyarakat di daerah Morowali Utara.

Dari perbincangan kru Libasnews.co.id, disejumlah daerah di Morut diketahui, aksi pemberian bantuan kemanusiaan yang digalakkannya selama ini berjalan sudah cukup, bahkan jauh sebelum almarhum suaminya menjabat sebagai Bupati di kabupaten Morowali Utara.

Kegiatan tersebut dikemas dalam berbagai bentuk, mulai dari pemberian bantuan sembako, program swadaya bedah rumah, pembangunan sarana prasarana rumah ibadah, perbaikan jalan, hingga pasar murah disejumlah daerah di Morut.

Seperti yang diungkapkan, Arifin, penanggung jawab tekhnis tim program bedah rumah swadaya terhadap salah seorang warga cacat lumpuh di desa Woomparigi.

Setelah sekian lama menghuni gubuk reyot dalam kondisi lumpuh, Mahkbul akhirnya bisa menikmati tinggal dirumah layak huni berkat bantuan “pribadi” Holiliana yang dipadukan dengan program bedah rumah.

“Saya ingat saat itu, kami sedang lakukan bedah rumah pak Mahkbul. Kami sudah kehabisan anggaran, kami tidak menyangka tiba tiba ada bantuan dana dari Ibu. Dana itulah yang kami pakai finishing rumah itu, “kenang Arifin.

Kedermawanan Holiliana pun dikemukakan Diky, salah seoarang penerima manfaat pasar murah di Tokala Atas. Kepada awak media, dicky mengaku sudah menyaksikan bahkan merasakan langsung sikap dermawan Holiliana yang akrab disapa Bunda Lili, kendati bantuan tersebut tidak seberapa nilainya, namun bagi warga yang membutuhkan, itu sangat bermanfaat.

Menanggapi hal itu, Holiliana mengaku apa yang telah dilakukan merupakan wujud kepedulian terhadap sesama manusia, khususnya masyarakat yang berdomisili di daerah Morut.

“Disisi kehidupan sebatas kemampuan, saya setidaknya bersyukur, sebab saya masih diberikan Tuhan kesempatan berbagi kebaikan pada masyarakat dan saudara saya di Morut ini, “ujar Holiliana tersenyum. (A.Alam)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *