Wabup OKU Melakukan Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Asap

Viewer : 38 Kali
IMG-20200910-WA0026
Wabup OKU Drs. Johan Anuar, SH, MM., Melakukan Kunjungan Kerja Dalam Rangka Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Lengkiti Tahun 2020

Oku_Sumsel, Libasnews.co.id-

Wabup OKU Drs. Johan Anuar, SH, MM., Melakukan Kunjungan Kerja Dalam Rangka Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di Kecamatan Lengkiti Tahun 2020 Bertempat di Aula Kantor Camat Lengkiti (Kamis, 10/09/2020).

Camat Lengkiti Yoyin Arifianto, AP, M.Si., menyampaikan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Lengkiti kini tidak separah dulu, di tahun ini jumlah kebakaran hutan dan lahan jauh lebih berkurang. Warga mulai sadar dan mematuhi bahaya serta dampak pembakaran lahan bebas, hal ini berkat sinergitas pemerintah kecamatan, koramil dan polsek lengkiti didukung para kades dan BPD serta semua elemen masyarakat.

Di Kecamatan Lengkiti telah membentuk relawan api sebanyak 3 orang disetiap desa.

Yoyin juga menyatakan bahwa masyarakat peduli api merupakan mitra pemerintah yang terbentuk dari berbagai elemen yang tujuan utamanya adalah mengoptimalkan peran masing-masing dalam pengendalian karhutlah.

Karena deteksi dini karhutlah harus dilakukan oleh masyarakat yang berada paling dekat dengan lokasi kejadian. Untuk tetap siaga dengan kondisi cuaca panas melanda pada siang hari.

Wabup OKU Drs. Johan Anuar, S.H., M.M., mengatakan langkah-langkah kesiapsiagaan satgas karhutlah tingkat Kecamatan Lengkiti untuk menyatukan gerak langkah antisipasi dan peningkatan kewaspadaan dini terhadap potensi karhutlah dan semak belukar.

Saya mewakili Pemkab OKU menghimbau kepada setiap orang, kelompok masyarakat dan badan hukum yang menjalankan usaha dalam bentuk apapun dilarang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Setiap warga masyarakat harus berperan diharapkan partisipasi aktif dalam mengawasi kondisi semak belukar yang ada disekikarnya dari ancaman bahaya kebakaran.

Maka, tekad utama yang harus kita laksanakan adalah “OKU Tanpa Polusi Asap”

Penanggulangan bencana karhutlah merupakan suatu rangkaian yang bersifat preventif dan antisipatif yang harus diselengarakan secara koordinatif, komprehensif, serentak, cepat, tepat dan akurat dengan melibatkan lintas sektoral dan lintas wilayah sehingga memerlukan koordinasi dari berbagai instansi terkait dengan penekanan kepedulian publik dan mobilisasi masyarakat.

Untuk itulah melalui sosialisasi ini saya intruksikan agar satgas karhutlah selalu siaga, semua posko dari tingkat kecamatan hingga yang ada di desa agar difungsikan dengan sebaik-baiknya

Serta kita mampu mendukung kebijakan pemerintah dan pemerintah provinsi Sumsel terkait dengan penanggulangan setiap gejala karhutlah dan semak belukar.

Hadir juga pada acara ini, Anggota DPRD OKU, OPD dan Kabag Terkait, Muspika, Kades da BPD se Kecamatan Lengkiti, Manager PT. SBI, Para Relawan Api tingkat Desa serta undangan lainnya.
(Vin’S)

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *